Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label suara mahasiswa

5 Etika Berinteraksi di Lingkungan Pendidikan

Beberapa hari ini banyak sekali pesan masuk dan kabar berita yang kurang enak didengar sampai ke telinga saya. Kebanyakan isinya adalah komplain dari berbagai pihak (khususnya senior, alumni dan dosen di kampus) terhadap etika berinteraksi dari sebagian besar mahasiswa yang ada di kampus. Dalam hal ini saya merasa perlu memberitahukan 5 etika penting dalam berinteraksi antara mahasiswa dengan dosen dan senior, terutama yang pernah saya dapat dari sekolah saya di SMA Negeri 1 Mentaya Hilir Selatan. 5 etika tersebut selalu ditekankan oleh para guru dan staf di SMA saya, karena benar ternyata bahwa kelima hal tersebutlah yang akhirnya membawa saya dan teman-teman menjadi orang-orang yang dihargai di lingkungan sekitar dan juga dihargai oleh orang-orang yang lebih tua, karena kami benar-benar memiliki etika dan moral yang baik dalam berinteraksi kepada sesama manusia khususnya orang yang lebih tua. Kelima etika tersebut:

Aku Malu Jadi Orang Indonesia

Sebenarnya note ini sudah lama sekali ditulisnya, kira-kira sejak sebelum Ujian Nasional. Kala itu kalau tidak salah ada begitu banyak berita tentang korupsi para pejabat negara di Televisi. Entah apa yang ada di pikiran Ane saat itu. Tapi yang pastinya note ini tertuang dengan berbagai macam campuran rasa di dalam dada: sedih, kesal, marah, berang, muak, kasihan, de-el-el, de-es-be, de-es-te. So, chekidot. Aku malu jadi orang Indonesia yang suka menjilat Aku malu jadi orang Indonesia yang suka korupsi Aku malu jadi orang Indonesia yang suka mencuri Aku malu jadi orang Indonesia yang suka maling tapi teriak maling Aku malu jadi orang Indonesia yang suka bicara tapi sedikit bertindak Aku malu jadi orang Indonesia yang suka menghayal tapi tidak pernah bergerak

Kakak, Ulun Mau LKMM yang Seperti Ini (1)

Sobat muda tercinta yang semoga rahmat Allah selalu menyertaimu. Semoga Allah SWT selalu membimbing dan menuntun langkah-langkah kita agar tetap Istiqomah menempuh jalan yang diridhai oleh-Nya. Dan semoga setiap kegiatan yang kita lakukan di kehidupan kita selaku Mahasiswa bisa semakin mendekatkan kita kepada tujuan Awal penciptaan manusia: beribadah kepada Allah SWT. Sebelumnya Ane mohon maaf atas “gebrakan” yang sedikit keras di posting sebelumya . Sesungguhnya hal itu bukanlah diniatkan untuk bertindak keras, melainkan hanya paradigma yang salah dari Ane pribadi yang menganggap bahwa kebanyakan organisasi yang mirip-mirip pemerintahan itu jarang mau mendengarkan suara rakyatnya kalau tidak disuarakan dengan lantang dan tegas. Jadi posting sebelumnya itu Cuma menunjukkan ketegasan Ane dan komitmen Ane untuk memegang jalan yang sudah Ane pilih. Karena sesungguhnya Ane ini bukan orang yang kasar dan suka kelembutan (cie..). Hanya saja paradigma Ane terhadap pemerintah itu agak sedikit...

Kakak, Ulun Mau LKMM yang Seperti Ini (2)

Dari posting sebelumnya menurut Ane kiranya Sobat muda sekalian sudah paham dengan kriteria pemimpin yang sesungguhnya. Nah, disini, Ane ingin mengutarakan pemikiran Ane tentang hal-hal apa saja yang sebaiknya dilakukan untuk menggembleng para calon khalifah. Untuk mencukupi syarat-syarat diatas, kiranya tiga hari itu adalah sama sekali tidak cukup untuk mendidik kita menjadi pemimpin yang benar-benar tangguh dan mumpuni. 1.       Hendaknya pemimpin itu belajar untuk bisa membaca, hafal, tahu arti, mengerti isi dan mengamalkan Al Quran dalam kehidupan sehari-hari. Karena Al Quran adalah dasar hukum kita yang paling utama dan alangkah baiknya kita tidak lagi meragukan isinya. Meminjam kata-kata dari seorang murabbi: “Al Quran itu kitab suci paling benar dan paling virgin (suci) yang eksis saat ini. Kenapa? Karena di awal pembukaannya saja Allah sudah menyatakan bahwa tidak ada keraguan di dalamnya (QS. Al Baqarah: 2). Dan kita juga sudah ditantang untuk membua...

Buat Apa sih LKMM itu? Nggak Penting Banget!

Buat sahabat semua, baik yang pro ataupun kontra dengan pendapat Ane. Ane terbuka aja. Ini adalah negara bebas. Kita bebas untuk berpendapat seperti yang dijamin oleh UUD 1945 (Pasal 28, Pasal 28A, Pasal 28C, Pasal 28D Ayat 1 dan 2, Pasal 28E Ayat 2 dan 3, Pasal 28F, Pasal 28G, Pasal 28H, Pasal 28I ayat 1,2,4 dan 5, serta pasal 28J) selama jangan asal bunyi dan tanpa dalil. Ane memberikan kesempatan untuk berdiskusi lebih jauh. Silahkan comment aja di  blog Ane , e-mail Ane , atau  Wall FB Ane disana juga ada nomor kontak Ane yang bisa dihubungi. OK? *** Satu bulan terakhir ini adalah masa-masa gejolak pergolakan keimanan Ane di perantauan. Ada dua hal bertentangan yang amat sangat mengganggu pikiran Ane dan mungkin juga Mahasiswa MIPA 2010 lainnya. Sebuah acara yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (yang katanya suatu badan yang demokratis) untuk para Mahasiswa baru 2010, yang (katanya) akan menjadi hal yang berguna buat masa depan para Mahasiswa baru.